Senin, 03 Januari 2011
0
Senin, 03 Januari 2011
pengertian negara
Pengertian Negara
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain. Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berbentuk republik yang telah diakui oleh dunia internasional dengan memiliki ratusan juta rakyat, wilayah darat, laut dan udara yang luas serta terdapat organisasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang berkuasa. Negara merupakan suatu organisasi dari rakyat negara tersebut untuk mencapai tujuan bersama dalam sebuah konstitusi yang dijunjung tinggi oleh warga negara tersebut. Indonesia memiliki Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi cita-cita bangsa secara bersama-sama.
Fungsi-Fungsi Negara :
1. Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat
Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan.
2. Melaksanakan ketertiban
Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat.
3. Pertahanan dan keamanan
Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.
4. Menegakkan keadilan
Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.
Unsur Pokok Negara
Suatu negara dinyatakan syah berdiri sebagai suatu negara yang berdaulat, jika memenuhi minimal 4 unsur, yaitu:
a. Rakyat. Dalam suatu negara mutlak harus ada rakyatnya. Yaitu sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu perasaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu.
Rakyat merupakan unsur yang utama berdirinya suatu negara, karena rakyatlah yang pertamakali memiliki kehendak untuk mendirikan negara, melindunginya serta mempertahankan kelangsungan berdirinya negara.
b.Wilayah. Wilayah dalam suatu negara adalah tempat bagi rakyat untuk menjalani kehidupannya. Bagi pemerintah merupakan tempat untuk mengatur dan menjalankan pemerintahan.
Wilayah suatu negara terdiri dari wilayah darat, laut, udara dan dasar laut dan tanah dibawahnya.
c.Pemerintahan yang berdaulat. Pemerintahan dalam arti luas yaitu seluruh lembaga negara yang terdiri dari lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Pemerintahan dalam arti sempit yaitu kekuasaan eksekutif yang terdiri dari presiden, wakil presiden dan menteri-menteri. Pemerintah yang berdaulat yaitu pemerintah yang syah yang diberi wewenang oleh rakyat sebagai pemegang kedaulatan berdasarkan undang-undang.
d. Pengakuan dari negara lain. Suatu negara syah berdiri manakala ada pengakuan dari negara lain, baik secara de facto maupun secara de yure. Pengakuan secara nyata (de facto) memang telah berdiri, mendapat banyak dukungan dari negara internasional. Pengakuan secara de yure maknanya secara hukum international telah memenuhi syarat untuk berdiri sebuah negara.
Pengertian Bela Negara
a.Dalam arti luas bela negara adalah upaya setiap warga negara untuk mempertahankan kedaulatan negaranya dari segala bentuk ancaman baik yang datang dari luar maupun dalam negeri.
b. Menurut Chaidir Basrie
Bela negara adalah tekad, sikap, dan tindakan warga Negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, berlanjut yang di landasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara dan kerelaan untuk berkorban guna meniadakan setiap ancaman baik dari luar maupun dari dalam negeri yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan Negara
c. Perlawanan Rakyat Semesta (Permesta)
Bela negara adalah kesadaran, sikap dan pandangan seluruh rakyat Indonesia untuk menangkal, mencegah, menggagalkan dan menumpas setiap ancaman yang membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dengan mendayagunakan segenap sumber daya dan prasarana social yang tersedia
d.Penjelasan UU No. 3 tahun 2002 pasal 9 ayat (1)
Bela negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaanya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara.
Arti Penting Bela Negara
a. Sebagai syarat berdirinya suatu negara. Pada saat suatu Negara berdiri dan dinyatakan merdeka, yang pertama kali dibentuk adalah aspek pertahanan dan keamanan. Hal ini dikarenakan pada suatu waktu negara akan menjajah negara lain, yang pertama kali diperhitungkan adalah kekayaan yang dimiliki bangsanya dan sebesar apa kekuatan pertahannya
b. Untuk melindungi kedaulatan negara artinya suatu negara akan terlindungi kedaulatannya apabila pertahanannya optimal diberbagai segi, baik sendi struktural maupun kultural yang dimiliki negara tersebut .
c. Untuk mempertahankan keutuhan wilayah negara artinya keutuhan wilayah suatu negara sangat diutamakan bagi setiap negara. Negara yang tidak dapat mempertahankan keutuhan wilayahnya akan mengalami kehancuran secara bertahap. Hal itu terjadi karena dalam negara tersebut muncul pertentangan dan perlawanan sebagian wilayahnya yang ingin memerdekakan diri dan keluar membentuk negara sendiri.
d. Untuk mengikat semua warga negara agar memiliki kewajiban dan hak yang jelas dalam ikut serta pembelaan terhadap negara sehingga apabila pada suatu momen adanya maneuver-manuver yang dilakukan oleh negar lain sampai pada penjajahan, warga Negara dapat ikut andil dalam mempertahankan kemerdekaan negaranya
read more
Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain. Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berbentuk republik yang telah diakui oleh dunia internasional dengan memiliki ratusan juta rakyat, wilayah darat, laut dan udara yang luas serta terdapat organisasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang berkuasa. Negara merupakan suatu organisasi dari rakyat negara tersebut untuk mencapai tujuan bersama dalam sebuah konstitusi yang dijunjung tinggi oleh warga negara tersebut. Indonesia memiliki Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi cita-cita bangsa secara bersama-sama.
Fungsi-Fungsi Negara :
1. Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat
Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan.
2. Melaksanakan ketertiban
Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat.
3. Pertahanan dan keamanan
Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar.
4. Menegakkan keadilan
Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.
Unsur Pokok Negara
Suatu negara dinyatakan syah berdiri sebagai suatu negara yang berdaulat, jika memenuhi minimal 4 unsur, yaitu:
a. Rakyat. Dalam suatu negara mutlak harus ada rakyatnya. Yaitu sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu perasaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu.
Rakyat merupakan unsur yang utama berdirinya suatu negara, karena rakyatlah yang pertamakali memiliki kehendak untuk mendirikan negara, melindunginya serta mempertahankan kelangsungan berdirinya negara.
b.Wilayah. Wilayah dalam suatu negara adalah tempat bagi rakyat untuk menjalani kehidupannya. Bagi pemerintah merupakan tempat untuk mengatur dan menjalankan pemerintahan.
Wilayah suatu negara terdiri dari wilayah darat, laut, udara dan dasar laut dan tanah dibawahnya.
c.Pemerintahan yang berdaulat. Pemerintahan dalam arti luas yaitu seluruh lembaga negara yang terdiri dari lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Pemerintahan dalam arti sempit yaitu kekuasaan eksekutif yang terdiri dari presiden, wakil presiden dan menteri-menteri. Pemerintah yang berdaulat yaitu pemerintah yang syah yang diberi wewenang oleh rakyat sebagai pemegang kedaulatan berdasarkan undang-undang.
d. Pengakuan dari negara lain. Suatu negara syah berdiri manakala ada pengakuan dari negara lain, baik secara de facto maupun secara de yure. Pengakuan secara nyata (de facto) memang telah berdiri, mendapat banyak dukungan dari negara internasional. Pengakuan secara de yure maknanya secara hukum international telah memenuhi syarat untuk berdiri sebuah negara.
Pengertian Bela Negara
a.Dalam arti luas bela negara adalah upaya setiap warga negara untuk mempertahankan kedaulatan negaranya dari segala bentuk ancaman baik yang datang dari luar maupun dalam negeri.
b. Menurut Chaidir Basrie
Bela negara adalah tekad, sikap, dan tindakan warga Negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, berlanjut yang di landasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara dan kerelaan untuk berkorban guna meniadakan setiap ancaman baik dari luar maupun dari dalam negeri yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan Negara
c. Perlawanan Rakyat Semesta (Permesta)
Bela negara adalah kesadaran, sikap dan pandangan seluruh rakyat Indonesia untuk menangkal, mencegah, menggagalkan dan menumpas setiap ancaman yang membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dengan mendayagunakan segenap sumber daya dan prasarana social yang tersedia
d.Penjelasan UU No. 3 tahun 2002 pasal 9 ayat (1)
Bela negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaanya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara.
Arti Penting Bela Negara
a. Sebagai syarat berdirinya suatu negara. Pada saat suatu Negara berdiri dan dinyatakan merdeka, yang pertama kali dibentuk adalah aspek pertahanan dan keamanan. Hal ini dikarenakan pada suatu waktu negara akan menjajah negara lain, yang pertama kali diperhitungkan adalah kekayaan yang dimiliki bangsanya dan sebesar apa kekuatan pertahannya
b. Untuk melindungi kedaulatan negara artinya suatu negara akan terlindungi kedaulatannya apabila pertahanannya optimal diberbagai segi, baik sendi struktural maupun kultural yang dimiliki negara tersebut .
c. Untuk mempertahankan keutuhan wilayah negara artinya keutuhan wilayah suatu negara sangat diutamakan bagi setiap negara. Negara yang tidak dapat mempertahankan keutuhan wilayahnya akan mengalami kehancuran secara bertahap. Hal itu terjadi karena dalam negara tersebut muncul pertentangan dan perlawanan sebagian wilayahnya yang ingin memerdekakan diri dan keluar membentuk negara sendiri.
d. Untuk mengikat semua warga negara agar memiliki kewajiban dan hak yang jelas dalam ikut serta pembelaan terhadap negara sehingga apabila pada suatu momen adanya maneuver-manuver yang dilakukan oleh negar lain sampai pada penjajahan, warga Negara dapat ikut andil dalam mempertahankan kemerdekaan negaranya
0
menurut beberapa ahli
read more
Fungsi-Fungsi Manajemen (Management Functions)
Louis A. Allen : Leading, Planning, Organizing, Controlling.
Prajudi Atmosudirdjo : Planning, Organizing, Directing, atau Actuating and Controlling.
John Robert B., Ph.D : Planning, Organizing, Command -ing, and Controlling.
Henry Fayol : Planning, Organizing, Commanding, Coordinating, Controlling.
Luther Gullich : Planning, Organizing, Staffing, Directing, Coordinating, Repor-ting, Budgeting.
Koontz dan O’Donnel : Organizing, Staffing, Directing, Planning, Controlling.
William H. Newman : Planning, Organizing, Assem-bling, Resources, Directing, Controlling.
Dr. S.P. Siagian., M.P.A : Planning, Organizing, motivating and Controlling.
William Spriegel : Planning, organizing, Controlling
Lyndak F. Urwick : Forecasting, Planning Orga-nizing, Commanding, Coordina-ting, Controlling.
Dr. Winardi, S.E : Planning, Organizing, Coordi-nating, Actuating, Leading, Co-mmunication, Controlling
The Liang Gie : Planning, Decision making, Directing, Coordinating, Control-ling, Improving.
James A.F.Stoner : Planning, Organizing, Leading, and Controlling.
George R. Terry : Planning, Organizing, Staffing, Motivating, and Controlling
Dari beberapa pendapat para penulis di atas dapat dikombinasikan, fungsi-fungsi manajemen adalah sebagai berikut:
Dari beberapa pendapat para penulis di atas dapat dikombinasikan, fungsi-fungsi manajemen adalah sebagai berikut:
Planning
Berbagai batasan tentang planning dari yang sangat sederhana sampai dengan yang sangat rumit. Misalnya yang sederhana saja merumuskan bahwa perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Pembatasan yang terakhir merumuskan perencaan merupakan penetapan jawaban kepada enam pertanyaan berikut :
Berbagai batasan tentang planning dari yang sangat sederhana sampai dengan yang sangat rumit. Misalnya yang sederhana saja merumuskan bahwa perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan. Pembatasan yang terakhir merumuskan perencaan merupakan penetapan jawaban kepada enam pertanyaan berikut :
Tindakan apa yang harus dikerjakan ?
- Apakah sebabnya tindakan itu harus dikerjakan ?
- Di manakah tindakan itu harus dikerjakan ?
- kapankah tindakan itu harus dikerjakan ?
- Siapakah yang akan mengerjakan tindakan itu ?
- Bagaimanakah caranya melaksanakan tindakan itu ?
Menurut Stoner Planning adalah proses menetapkan sasaran dan tindakan yang perlu untuk mencapai sasaran tadi.
Organizing
Organizing
Organizing (organisasi) adalah dua orang atau lebih yang bekerja sama dalam cara yang terstruktur untuk mencapai sasaran spesifik atau sejumlah sasaran.
Leading
Pekerjaan leading meliputi lima kegiatan yaitu :
Leading
Pekerjaan leading meliputi lima kegiatan yaitu :
- Mengambil keputusan
- Mengadakan komunikasi agar ada saling pengertian antara manajer dan bawahan.
- Memeberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak.
Memeilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya, serta memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka terampil dalam usaha mencapai tujuan yang ditetapkan.
Directing/Commanding
Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula.
Motivating
Motivating atau pemotivasian kegiatan merupakan salah satu fungsi manajemen berupa pemberian inspirasi, semangat dan dorongan kepada bawahan, agar bawahan melakukan kegiatan secara suka rela sesuai apa yang diinginkan oleh atasan.
Coordinating
Coordinating atau pengkoordinasian merupakan salah satu fungsi manajemen untuk melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubungkan, menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerja sama yang terarahdalam upaya mencapai tujuan organisasi.
Controlling
Controlling atau pengawasan, sering juga disebut pengendalian adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud dengan tujuan yang telah digariskan semula.
Reporting
Adalah salah satu fungsi manajemen berupa penyampaian perkembangan atau hasil kegiatan atau pemberian keterangan mengenai segala hal yang bertalian dengan tugas dan fungsi-fungsi kepada pejabat yang lebih tinggi.
Staffing
Staffing merupakan salah satu fungsi manajemen berupa penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap tenaga memberi daya guna maksimal kepada organisasi.
Forecasting
Forecasting adalah meramalkan, memproyrksikan, atau mengadakan taksiran terhadap berbagai kemungkinan yang akan terjadi sebelum suatu rancana yang lebih pasti dapat dilakukan.
1
wanita dan keajaibannya
Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.
Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?”
Tuhan menjawab: “Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?"
“ 2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… , dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”
Malaikat itu takjub.
“Hanya dengan dua tangan?....impossible!“
Dan itu model standard?!
“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.
“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.
“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari”.
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu.
“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?” “Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“
“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.*
Tuhan menjawab:
“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi."
Malaikat itu menyentuh dagunya....
“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”*
“Itu bukan lelah atau rapuh....itu air mata”, koreksi TUHAN
“Untuk apa?”, tanya malaikat
TUHAN melanjutkan:
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”
“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita- ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan!"
Ya mestii…!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa .
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.
Cintanya tanpa syarat !!
diambil dari kaskus
aku persembahkan tulisan ini untuk ibu ,adiku intan dan gatria ,pacarku riri restiani
i love them so much
read more
Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?”
Tuhan menjawab: “Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?"
“ 2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan… , dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini ”
Malaikat itu takjub.
“Hanya dengan dua tangan?....impossible!“
Dan itu model standard?!
“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.
“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.
“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari”.
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu.
“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?” “Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“
“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.*
Tuhan menjawab:
“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi."
Malaikat itu menyentuh dagunya....
“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”*
“Itu bukan lelah atau rapuh....itu air mata”, koreksi TUHAN
“Untuk apa?”, tanya malaikat
TUHAN melanjutkan:
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”
“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita- ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan!"
Ya mestii…!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa .
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.
Cintanya tanpa syarat !!
diambil dari kaskus
aku persembahkan tulisan ini untuk ibu ,adiku intan dan gatria ,pacarku riri restiani
i love them so much
0
ilmu budaya dasar
A. PENDAHULUAN
Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang
membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam
masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-sehari. Hal ini perlu,
karena dirasakan kekurangan pada sistem Pendidikan kita, baik pada tingkat
menengah, maupun pada tingkat perguruan tinggi. Tanpa memungkiri banyak
faktor-faktor lain yang menyebabkan, salah satu yang penting adalah sistem
pendidikan kita amat sempit condong membuat manusia-manusia spesialis yang
tidak berpandangan luas, Para lulusan perguruan kita kurang mempunyai tempat
yang sama untuk berpijak. Mereka relatif terlalu mengesampingkan bidang-bidang
yang lain, ini tidak berarti, bahwa mereka harus campur bidang-bidang lain, tetapi
agaknya keadaan ini hanya membuat mereka seakan-akan buta akan bidang lain.
Di sinilah diharapkan kegunaan mata kuliah ini, agar lulusan perguruan
tinggi kita dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan bahan
pembicaraan. Adanya kesamaan ini diharapkan agar interalisi antara intelektuil kita
lebih sering dengan akibat positif bagi pembangunan negara kita pada umumnya
dan perbaikan pendidikan pada khususnya.
Text Box: 1
Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi semacam “Lingua franca” bagi
para akademisi dari berbagai lapangan ilmiah, dengan memiliki suatu bekal yang
sama ini diharapkan agar para akademisi dapat lebih lancar komunikasi ini
selanjutnya kan memperlancar pula pelaksanaan pembangunan dalam berbagai
bidang yang ditangani selanjutnya akan ditangani oleh para cendekiawan dari
berbagai lapangan keahlian itu.
Dengan mendapatkan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar mahasiswa
diharapkan nantinya memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang
kebudayaan Indonesia pada umumnya dan menimbulkan minat mendalami lebih
lanjut, agar dengan demikian mahasiswa diharapkan turut mendukung dan
mengembangkan kebudayaannya sendiri dengan kreatif. Salah satu sifat penting
mata kuliah ini adalah bahwa mata kuliah ini bukan pelajaran sastra, bukan musik,
bukan filsafat bukan sesuatu disiplin yang berdiri sendiri. Sesuai dengan namanya
yaitu Ilmu Budaya Dasar, kuliah ini hanya memberikan dasar-dasar yang cukup
kuat kepada mahasiswa untuk mencari hubungan antar segala segi kebudayaan
dalam usaha yang terus menerus mencari kebenaran, keindahan, kebebasan
dalam berbagai bentuk serta hubungannya dengan alam semesta, Tuhannya,
masyarakatnya dan juga penemuan dirinya sendiri, pendeknya dalam mencari
hidup yang dirasanya lebih bermakna. Ini tentu menyangkut sikap moral yang
diharapkan melengkapi mahasiswa dengan pengalaman luas yang padu yang
akan membimbingnya ke arah pembentukan ukuran-ukuran, rasa dan nilai-nilai
dengan tidak bergantung kepada orang lain. Jadi secara singkat dapatlah
dikatakan bahwa setelah mendapat mata kuliah ini mahasiswa diharapkan
memperlihatkan:
1. Minat dan kebiasaan menyelidikan apa-apa yang terjadi di sekitarnya dan di
luar lingkungannya, menelaah apa yang dikerjakannya sendiri
2. Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan
nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sehari-hari.
3. Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutnya
untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-
nilai tersebut untuk dirinya sendiri.
4. Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah
dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak
nilai-nilai tersebut tidak dapat dibenarkan.
Latar belakang IBD diberikannya mata kuliah IBD, selain melihat kontek
budaya Indonesia, juga sesuai dengan program pendidikan Perguruan Tinggi,
dalam rangka menyempurnakan pembentukan sarjana.
Latar belakang diberikannya IBD dalam konteks budaya, negara dan
masyarakat Indonesia juga sesuai dengan program pendidikan Perguruan Tinggi,
dala rangka menyempurnakan pembentukan sarjana:
1. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan
segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek
kebudayaan, yang biasanya tidak lepas dari ikatan primordial, kesukuan dan
kedaerahan.
2. Proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terus menerus
menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan
pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental
manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai
budaya ini ialah timbulnya konflik dalam kehidupan.
3. Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi menimbulkan perubahan kondisi
kehidupan manusia, menimbulkan konfik dengan tata nilai budayanya,
sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah
diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang
disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi-segi negatif. Akibat
dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.
B. ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI BAGIAN DARI MATA KULIAH DASAR
UMUM
Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu komponen dari sejumlah mata
kuliah dasar umum (MKDU) yang merupakan mata kuliah wajib disemua
perguruan tinggi, baik yang sifatnya eksakta maupun noneksakta.
Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana
yang berkwalitas sebagai berikut:
1. Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya
mencerminkan pengalaman nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritas
kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan
kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
2. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan
ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain.
3. Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral didalam menyikapi
permasalahan kehidupan baik sosial, ekonomi, politik, kebudayaan maupun
pertahanan keamanan
4. Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan
secara bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya,
maupun lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan serta didalam
pelestariannya.
Jadi Pendidikan umum menitik beratkan pada usaha untuk
mengembangkan kepribadian mahasiswa, pada dasarnya berbeda dengan mata
kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa
dalam disiplin ilmunya. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang
bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang atau disiplin
ilmunya.
C. PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar pengetahuan yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep
yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah Ilmu Budaya dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah
Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”.
Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin Humanus yang bisa
diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities
diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan
halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanitiesberkaitan dengan
nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia
berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka harus
mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggung
jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan
budaya lebih dahulu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof. Dr. Harsya
Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan dalam tiga
kelompok besar yaitu:
1. Ilmu-ilmu Alamiah (natural science)
Ilmu-ilmu alamiah bertuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat
dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu, lalu dibuat analisis untuk
menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu
dibuat analisis untuk menentukkan suatu kualitas hasil analisis itu kemudioan
digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitiannya
100% benar dan 100%salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah
antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2. Ilmu-ilmu Sosial (social science)
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang
terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan
metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil
penelitiannya tidak mungkin 100% benar, hanya mendekati kebenaran,
Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat
berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara
lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial,
sosiologi hukum,dsb.
3. Pengetahuan budaya (the humanities)
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti
kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengaji hal itu
digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-
pernyataan yang bersifat unik.kemudian diberi arti. Peritiwa-peristiwa dan
pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Peristiwa-
peristiwa dan kenyataan- kenyataan itu pada umumnya terdapat dalam tulisa-
tulisan. Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, hanya
mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.
Pengetahuan budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang
mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi lagi ke
dalam berbagai bidang keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll.
Sedang Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan
dapat memberikan pengetahuan dasar dari pengertian umum tentang konsep-
konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan. Dengan perkataan lain Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertia-
pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk
mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-
masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya, Ilmu budaya
dasar dalam bahasa Inggris disebut dengan Basic Humanities. Pengetahuan
budaya dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan
budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo
humanus), sedangkan Ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan
mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
D. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang
diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian tentang konsep-
konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar
tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang
termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi ilmu budaya
dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian
mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan
kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam
sekitarnya, maupun yang menyangkut diri sendiri.
Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan
dapat:
1. Mengusahakan penajaman kepekan mahasiswa terhadap lingkungan,
sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkunagan yang
baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2. Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka
tentang masalah kemanusian dan budaya serta mengembangkan daya kritis
mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3. Mengusahakan agar mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa dan negara
serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing,tidak jatuh kedalam sifat-sifat
kedaerahann dan pengkotaan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena
ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia
spesialis yang berpandangan kurang luas kedaerahan dan pengkotaan disiplin
ilmu yang ketat.
4. Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu
berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, parav
akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.
E. RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditentukan diatas, dua masalah
pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup
kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, kedua masalah itu ialah:
1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah
kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan
pengetahuan budaya (the humanities) baik dari segi masing-masing keahlian
(disiplin) didalam pengetahuan budaya maupun secara gabungan (antar
bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
2. Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam
perwujudan dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Dalam
melihat dan menghadapi lingkungan alam, sosial, dan budaya, manusia tidak
hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, akan tetapi juga tidak keseragama
yang diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana yang terlihat
ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran ,dan
perasaan, tingkah laku dan hasil kelakuan mereka.
Menilik kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah Ilmu
Budaya Dasar tersebut diatas nampak dengan jelas bahwa manusia menempati
posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak sebagai subyek akan tetapi
sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dan bagaimana pula
hubungan manusia dengan Tuhan menjadi tema sentral dalam Ilmu Budaya
Dasar.
read more
Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang
membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam
masalah yang dihadapi manusia dalam hidupnya sehari-sehari. Hal ini perlu,
karena dirasakan kekurangan pada sistem Pendidikan kita, baik pada tingkat
menengah, maupun pada tingkat perguruan tinggi. Tanpa memungkiri banyak
faktor-faktor lain yang menyebabkan, salah satu yang penting adalah sistem
pendidikan kita amat sempit condong membuat manusia-manusia spesialis yang
tidak berpandangan luas, Para lulusan perguruan kita kurang mempunyai tempat
yang sama untuk berpijak. Mereka relatif terlalu mengesampingkan bidang-bidang
yang lain, ini tidak berarti, bahwa mereka harus campur bidang-bidang lain, tetapi
agaknya keadaan ini hanya membuat mereka seakan-akan buta akan bidang lain.
Di sinilah diharapkan kegunaan mata kuliah ini, agar lulusan perguruan
tinggi kita dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan bahan
pembicaraan. Adanya kesamaan ini diharapkan agar interalisi antara intelektuil kita
lebih sering dengan akibat positif bagi pembangunan negara kita pada umumnya
dan perbaikan pendidikan pada khususnya.
Text Box: 1
Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi semacam “Lingua franca” bagi
para akademisi dari berbagai lapangan ilmiah, dengan memiliki suatu bekal yang
sama ini diharapkan agar para akademisi dapat lebih lancar komunikasi ini
selanjutnya kan memperlancar pula pelaksanaan pembangunan dalam berbagai
bidang yang ditangani selanjutnya akan ditangani oleh para cendekiawan dari
berbagai lapangan keahlian itu.
Dengan mendapatkan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar mahasiswa
diharapkan nantinya memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup luas tentang
kebudayaan Indonesia pada umumnya dan menimbulkan minat mendalami lebih
lanjut, agar dengan demikian mahasiswa diharapkan turut mendukung dan
mengembangkan kebudayaannya sendiri dengan kreatif. Salah satu sifat penting
mata kuliah ini adalah bahwa mata kuliah ini bukan pelajaran sastra, bukan musik,
bukan filsafat bukan sesuatu disiplin yang berdiri sendiri. Sesuai dengan namanya
yaitu Ilmu Budaya Dasar, kuliah ini hanya memberikan dasar-dasar yang cukup
kuat kepada mahasiswa untuk mencari hubungan antar segala segi kebudayaan
dalam usaha yang terus menerus mencari kebenaran, keindahan, kebebasan
dalam berbagai bentuk serta hubungannya dengan alam semesta, Tuhannya,
masyarakatnya dan juga penemuan dirinya sendiri, pendeknya dalam mencari
hidup yang dirasanya lebih bermakna. Ini tentu menyangkut sikap moral yang
diharapkan melengkapi mahasiswa dengan pengalaman luas yang padu yang
akan membimbingnya ke arah pembentukan ukuran-ukuran, rasa dan nilai-nilai
dengan tidak bergantung kepada orang lain. Jadi secara singkat dapatlah
dikatakan bahwa setelah mendapat mata kuliah ini mahasiswa diharapkan
memperlihatkan:
1. Minat dan kebiasaan menyelidikan apa-apa yang terjadi di sekitarnya dan di
luar lingkungannya, menelaah apa yang dikerjakannya sendiri
2. Kesadaran akan pola-pola nilai yang dianutnya serta bagaimana hubungan
nilai-nilai ini dengan cara hidupnya sehari-hari.
3. Kerelaan memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutnya
untuk mengetahui apakah dia secara berdiri sendiri dapat membenarkan nilai-
nilai tersebut untuk dirinya sendiri.
4. Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasanya sudah
dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan sebaliknya menolak
nilai-nilai tersebut tidak dapat dibenarkan.
Latar belakang IBD diberikannya mata kuliah IBD, selain melihat kontek
budaya Indonesia, juga sesuai dengan program pendidikan Perguruan Tinggi,
dalam rangka menyempurnakan pembentukan sarjana.
Latar belakang diberikannya IBD dalam konteks budaya, negara dan
masyarakat Indonesia juga sesuai dengan program pendidikan Perguruan Tinggi,
dala rangka menyempurnakan pembentukan sarjana:
1. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan
segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek
kebudayaan, yang biasanya tidak lepas dari ikatan primordial, kesukuan dan
kedaerahan.
2. Proses pembangunan yang sedang berlangsung dan terus menerus
menimbulkan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan
pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental
manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai
budaya ini ialah timbulnya konflik dalam kehidupan.
3. Kemajuan ilmu pengetahuan dan tehnologi menimbulkan perubahan kondisi
kehidupan manusia, menimbulkan konfik dengan tata nilai budayanya,
sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah
diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang
disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi-segi negatif. Akibat
dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.
B. ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI BAGIAN DARI MATA KULIAH DASAR
UMUM
Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu komponen dari sejumlah mata
kuliah dasar umum (MKDU) yang merupakan mata kuliah wajib disemua
perguruan tinggi, baik yang sifatnya eksakta maupun noneksakta.
Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana
yang berkwalitas sebagai berikut:
1. Berjiwa Pancasila sehingga segala keputusan serta tindakannya
mencerminkan pengalaman nilai-nilai Pancasila dan memiliki integritas
kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan
kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
2. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan
ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain.
3. Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral didalam menyikapi
permasalahan kehidupan baik sosial, ekonomi, politik, kebudayaan maupun
pertahanan keamanan
4. Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan
secara bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya,
maupun lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan serta didalam
pelestariannya.
Jadi Pendidikan umum menitik beratkan pada usaha untuk
mengembangkan kepribadian mahasiswa, pada dasarnya berbeda dengan mata
kuliah-mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menopang keahlian mahasiswa
dalam disiplin ilmunya. Demikian pula berbeda dengan pendidikan keahlian yang
bertujuan untuk mengembangkan keahlian mahasiswa dalam bidang atau disiplin
ilmunya.
C. PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR
Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar pengetahuan yang diharapkan dapat
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep
yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah Ilmu Budaya dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah
Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”.
Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin Humanus yang bisa
diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities
diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan
halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanitiesberkaitan dengan
nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia
berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka harus
mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggung
jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Untuk mengetahui Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan
budaya lebih dahulu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof. Dr. Harsya
Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokan dalam tiga
kelompok besar yaitu:
1. Ilmu-ilmu Alamiah (natural science)
Ilmu-ilmu alamiah bertuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat
dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu, lalu dibuat analisis untuk
menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu
dibuat analisis untuk menentukkan suatu kualitas hasil analisis itu kemudioan
digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitiannya
100% benar dan 100%salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah
antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2. Ilmu-ilmu Sosial (social science)
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang
terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan
metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil
penelitiannya tidak mungkin 100% benar, hanya mendekati kebenaran,
Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat
berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara
lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial,
sosiologi hukum,dsb.
3. Pengetahuan budaya (the humanities)
Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti
kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengaji hal itu
digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-
pernyataan yang bersifat unik.kemudian diberi arti. Peritiwa-peristiwa dan
pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Peristiwa-
peristiwa dan kenyataan- kenyataan itu pada umumnya terdapat dalam tulisa-
tulisan. Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, hanya
mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.
Pengetahuan budaya (The Humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang
mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi lagi ke
dalam berbagai bidang keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll.
Sedang Ilmu Budaya Dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan
dapat memberikan pengetahuan dasar dari pengertian umum tentang konsep-
konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan. Dengan perkataan lain Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertia-
pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk
mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-
masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya, Ilmu budaya
dasar dalam bahasa Inggris disebut dengan Basic Humanities. Pengetahuan
budaya dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan
budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo
humanus), sedangkan Ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan
mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
D. TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang
diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian tentang konsep-
konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar
tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang
termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi ilmu budaya
dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian
mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan
kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam
sekitarnya, maupun yang menyangkut diri sendiri.
Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan
dapat:
1. Mengusahakan penajaman kepekan mahasiswa terhadap lingkungan,
sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkunagan yang
baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2. Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka
tentang masalah kemanusian dan budaya serta mengembangkan daya kritis
mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3. Mengusahakan agar mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa dan negara
serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing,tidak jatuh kedalam sifat-sifat
kedaerahann dan pengkotaan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena
ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia
spesialis yang berpandangan kurang luas kedaerahan dan pengkotaan disiplin
ilmu yang ketat.
4. Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu
berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, parav
akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.
E. RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditentukan diatas, dua masalah
pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup
kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, kedua masalah itu ialah:
1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah
kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan
pengetahuan budaya (the humanities) baik dari segi masing-masing keahlian
(disiplin) didalam pengetahuan budaya maupun secara gabungan (antar
bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya
2. Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam
perwujudan dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Dalam
melihat dan menghadapi lingkungan alam, sosial, dan budaya, manusia tidak
hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, akan tetapi juga tidak keseragama
yang diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana yang terlihat
ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran ,dan
perasaan, tingkah laku dan hasil kelakuan mereka.
Menilik kedua masalah pokok yang bisa dikaji dalam mata kuliah Ilmu
Budaya Dasar tersebut diatas nampak dengan jelas bahwa manusia menempati
posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak sebagai subyek akan tetapi
sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dan bagaimana pula
hubungan manusia dengan Tuhan menjadi tema sentral dalam Ilmu Budaya
Dasar.
1
Pengenalan Sound System
Pengenalan Sound System - Reverb
Anda tentu nya sering mendengar ungkapan “penyanyi kamar mandi” kan? Ungkapan ini ada karena banyak orang yang senang bernyanyi sewaktu mandi. Lalu, kenapa orang senang bernyanyi di kamar mandi? Jawaban nya adalah: di kamar mandi suara kita akan bergema, sehingga terdengar lebih bagus. Gema inilah yang dalam bidang audio engineering
kita sebut dengan reverb. Jangan dicampur dengan echo lho, karena itu adalah hal lain. Terkadang sewaktu karaoke orang bilang, “minta echo nya tambah donk!”. Maksud nya adalah reverb nya yang ditambah.
Reverb: adalah suatu efek yang terjadi karena suara yang dipantulkan di dalam satu ruangan. Jadi kita tak akan mendengar ada nya reverb di ruangan terbuka seperti misalnya lapangan bola.
Tiap ruangan memiliki karakteristik reverb yang berbeda, yang mana ditentukan oleh beberapa faktor spt:
• Bahan dan bentuk dari dinding ruangan
• Luas nya ruangan
• Banyak nya material / benda di dalam ruangan tersebut
Kembali ke contoh kamar mandi. Coba anda bernyanyi, atau menepuk tangan anda di kamar mandi, lalu bandingkan dengan misalnya di kamar tidur anda. Suara Reverb nya beda kan? Mungkin di kamar tidur anda, anda tak menyadari ada nya reverb, atau ada reverb yang sedikit sekali. Kenapa bisa begitu?
Setelah kita perhatikan 3 faktor diatas. Ternyata inilah yang menyebabkan perbedaan antara karakter reverb yang ada di kamar mandi, dengan reverb yang ada di kamar tidur anda. Dari contoh kita di atas, faktor yang paling menentukan adalah:
Kamar mandi dinding nya biasa nya terbuat dari tembok dan kaca, lantai nya juga dari keramik atau marmer. Material2 ini tidak menyerap suara.
Kamar tidur biasa nya di tengah nya ada sebuah ranjang besar yang menyerap suara. Belum lagi mungkin ada tirai, karpet, pakaian yang digantung, dll
Perbedaan ini saja sudah cukup untuk menjadikan kedua ruangan tersebut memiliki karakter reverb yang sangat berbeda.
Di bidang audio engineering, kita menggunakan berbagai parameter di efek unit reverb kita untuk men simulasi kan reverb yang terjadi di alam. Apabila anda perhatikan efek unit atau plug in reverb anda, maka akan didapati beberapa parameter seperti pre delay, early reflection, RT 60 / reverb time 60 dB, Diffusion, High Cut / Low Cut, dsb. Di bawah ini adalah keterangan singkat dari tiap2 parameter yang ada.
Pre Delay: Pantulan pertama yang kembali dari pantulan dinding yang terdekat. Otak manusia mempersepsikan reverb ketika jarak pre delay adalah kurang dari 100 ms. Apabila lebih dari itu, maka dibilang adalah echo.
Early Reflection: Beberapa pantulan pertama yang terjadi sebelum reverb yang sesungguh nya datang. Beberapa pantulan pertama ini lah yang mempersepsi kan bentuk ruangan serta luasnya ruangan tersebut.
Hi-Cut: Utk meng-cut high frequency nya dari reverb. Karena apabila suara dipantulkan, maka dia akan kehilangan sebagian dari high frequency nya. Selain itu high frequency sangat mudah untuk di absorb oleh material spt karpet atau pakaian. Jadi, ini lah yang dicoba untuk di simulasi oleh reverb unit dengan mengatur parameter Hi- Cut.
Diffusion: Setting yang mengatur kejelasan nya dari sebuah reverb
RT 60: Panjang nya waktu sebelum reverb berkurang sebanyak 60 dB. Sering disebut juga sebagai Reverb Time, atau Sustain, Decay, dll
Tiga jenis Reverb utama yang paling sering digunakan adalah:
• Plate
• Room
• Hall
Ketika mixing reverb biasanya digunakan sebagai efek send. Alasan nya adalah: apabila digunakan dalam posisi insert, maka anda harus memasang sebuah unit pada setiap channel yang membutuhkan reverb. Sedangkan dalam posisi send, reverb cukup di insert pada aux channel / effect channel. Selanjutnya anda tinggal membuka aux bus dari channel yang ingin diberi efek. Selain menghemat CPU, dengan hanya menggunakan satu atau dua buah unit saja, maka hasil mixing anda akan terdengar lebih menyatu karena karakteristik reverb nya sama.
Ketika Reverb digunakan sebagai efek send (aux), maka harus diingat settingan mix adalah Wet 100 % dan Dry 0 %. Pada auxiliary channel kita hanya ingin mendapatkan Sound Reverb nya ( wet ). Sound asli nya ( dry ) berada pada track channel nya.
Untuk pemula, dapat juga menggunakan preset yang tersedia. Untuk aman nya gunakan Reverb Time antara 1.5 sampai 2.5 second.
Pengenalan Sound System - Gelombang Suara
Dalam dunia audio engineering, kita bekerja dengan sound atau gelombang suara. Gelombang suara adalah gelombang yang dihasilkan dari sebuah benda yang bergetar. Contohnya adalah senar gitar yang dipetik. Dia akan bergetar, dan getaran ini merambat di udara, atau air, atau material lain nya. Satu2 nya tempat dimana suara tak dapat merambat adalah ruangan hampa udara. Gelombang suara ini memiliki lembah dan bukit, satu buah lembah dan bukit akan menghasilkan satu cycle atau putaran.
Cycle ini berlangsung berulang-ulang, yang membawa kita pada konsep frequency. Jelas nya, frequency adalah jumlah dari cycle yang terjadi dalam satu detik. Satu unit frequency ini dinamakan Hertz atau disingkat Hz. Telinga manusia dapat mendengar bunyi antara 20 Hz hingga 20 kHz (20.000). Banyaknya cycle dalam 1 detik inilah yang menentukan “pitch” atau nada dari suatu suara. Contohnya, nada A adalah 440 cycle per detik.
Selain tinggi rendah nya nada, kita juga mengetahui keras atau pelan nya suara. Inilah yang disebut Intensity atau amplitude, dan di tandai dengan semakin tinggi atau rendah nya bukit dan lembah di atas.
Apabila kita mendengar sumber suara yang kencang, maka molekul udara akan bergetar lebih kuat pula. Dan ketika sampai ke gendang telinga kita, maka kita mendapat kesan suara yang kencang. Satuan nya dinamakan dB yang merupakan singkatan dari decibel. Satuan dB ini dipakai untuk menggambarkan kuat atau lemah nya suara.
Sangatlah penting seorang Sound Engineer memahami kedua hal ini dengan baik yaitu, amplitude dan frequency. Sebenarnya, ketika anda melihat sebuah gambar gelombang suara, itu melambangkan kedua hal tersebut yaitu Amplitude (garis vertical) over Time (garis horizontal).
Satu hal yang perlu diingat, suara merambat di udara dengan kecepatan 343 meter per detik. Atau 34,3 cm setiap ms. Hal ini akan kita pakai sewaktu mengkalkulasi pre delay saat men-setting parameter reverb.
Gambar gelombang suara dapat di representasi kan dengan dua buah garis yaitu:
· Garis vertical adalah amplitude
· Garis horizontal adalah time / frequency
Begitu kita memasuki dunia digital, 2 hal ini juga lah yang menjadi perhatian kita. Beda nya adalah sudah di representasi kan dengan bahasa lain yaitu Sample Rate dan Bit Depth. Sample Rate memiliki hubungan dengan frekuensi, sedangkan bit resolution berhubungan dengan amplitude
CD Audio memiliki standard yaitu sample rate 44.1 kHz dan 16 bit depth. Apa arti nya deretan angka tersebut?
Sample Rate
Mari kita bahas sample rate nya terlebih dahulu. 44.1 kHz berarti dalam satu detik, sound card membagi menjadi 44.100 buah sample. Dengan kata lain dalam satu detik audio ada 44.100 buah sample.
The Nyquist Frequency adalah frekuensi tertinggi yang dapat di rekam dengan sample rate yang kita tentukan. The Nyquist frequency itu adalah setengah dari sample rate, yang berarti sample rate 44.1 kHz dapat merekam sampai dengan 22.050 Hz. Seperti kita ketahui, telinga manusia dapat mendengar frequency dari 20 hingga 20.000 Hz. Dari sini lah alasan nya sample rate utk CD adalah 44.1 kHz.
Tetapi jika telinga manusia tak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, untuk apa diciptakan peralatan digital dengan sample rate 96 atau 192 kHz?
Kenyataan nya walaupun secara teori telinga manusia tidak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, tetapi energy dari audio yg berada pada frekuensi di atas 20 kHz memiliki pengaruh pada frekuensi di bawah nya. Yaitu frekuensi yang dapat kita dengar. Dari sini lah kita mendapatkan persepsi akan kualitas sound yg lebih baik.
Bit Resolution
Sekarang kita bahas mengenai Bit Depth.. Setiap bit dapat menyimpan 6 dB informasi amplitude. Jadi 8 bit audio dapat menyimpan 48 dB informasi amplitude. Sedangkan 16 bit audio dapat menyimpan 96 dB informasi amplitude. Yang perlu diingat adalah, signal maksimum pada digital audio adalah 0 dBFS.
Semakin besar informasi amplitude yang dimiliki, berarti semakin baik kualitas dari audio tersebut dikarenakan noise floor nya semakin rendah. Contohnya 8 bit audio dapat menyimpan informasi amplitude sebesar 48 dB. Maka secara teori noise floor audio tersebut adalah -48 dB. Semakin tinggi bit resolution, maka akan semakin rendah noise floor nya.
Berdasarkan teori yang sudah kita pelajari di atas, CD standard ( 16 bit dan 44.1 kHz ) dapat menghasilkan audio dengan frequency maksimum 22.050 Hz dan dynamic range 96 dB. Angka ini sudah dianggap cukup oleh para insinyur pencipta CD pada waktu itu ( sekitar tahun 80 an ).
Ke dua hal tersebut tetap melambangkan basic dasar dari gelombang suara yaitu:
· Amplitude - Garis Vertical - Bith Depth
· Frequency - Garis Horizontal - Sample Rate
Pengenalan Sound System - Gelombang Suara
Dalam dunia audio engineering, kita bekerja dengan sound atau gelombang suara. Gelombang suara adalah gelombang yang dihasilkan dari sebuah benda yang bergetar. Contohnya adalah senar gitar yang dipetik. Dia akan bergetar, dan getaran ini merambat di udara, atau air, atau material lain nya. Satu2 nya tempat dimana suara tak dapat merambat adalah ruangan hampa udara. Gelombang suara ini memiliki lembah dan bukit, satu buah lembah dan bukit akan menghasilkan satu cycle atau putaran.
Cycle ini berlangsung berulang-ulang, yang membawa kita pada konsep frequency. Jelas nya, frequency adalah jumlah dari cycle yang terjadi dalam satu detik. Satu unit frequency ini dinamakan Hertz atau disingkat Hz. Telinga manusia dapat mendengar bunyi antara 20 Hz hingga 20 kHz (20.000). Banyaknya cycle dalam 1 detik inilah yang menentukan “pitch” atau nada dari suatu suara. Contohnya, nada A adalah 440 cycle per detik.
Selain tinggi rendah nya nada, kita juga mengetahui keras atau pelan nya suara. Inilah yang disebut Intensity atau amplitude, dan di tandai dengan semakin tinggi atau rendah nya bukit dan lembah di atas.
Apabila kita mendengar sumber suara yang kencang, maka molekul udara akan bergetar lebih kuat pula. Dan ketika sampai ke gendang telinga kita, maka kita mendapat kesan suara yang kencang. Satuan nya dinamakan dB yang merupakan singkatan dari decibel. Satuan dB ini dipakai untuk menggambarkan kuat atau lemah nya suara.
Sangatlah penting seorang Sound Engineer memahami kedua hal ini dengan baik yaitu, amplitude dan frequency. Sebenarnya, ketika anda melihat sebuah gambar gelombang suara, itu melambangkan kedua hal tersebut yaitu Amplitude (garis vertical) over Time (garis horizontal).
Satu hal yang perlu diingat, suara merambat di udara dengan kecepatan 343 meter per detik. Atau 34,3 cm setiap ms. Hal ini akan kita pakai sewaktu mengkalkulasi pre delay saat men-setting parameter reverb.
Gambar gelombang suara dapat di representasi kan dengan dua buah garis yaitu:
· Garis vertical adalah amplitude
· Garis horizontal adalah time / frequency
Begitu kita memasuki dunia digital, 2 hal ini juga lah yang menjadi perhatian kita. Beda nya adalah sudah di representasi kan dengan bahasa lain yaitu Sample Rate dan Bit Depth. Sample Rate memiliki hubungan dengan frekuensi, sedangkan bit resolution berhubungan dengan amplitude
CD Audio memiliki standard yaitu sample rate 44.1 kHz dan 16 bit depth. Apa arti nya deretan angka tersebut?
Sample Rate
Mari kita bahas sample rate nya terlebih dahulu. 44.1 kHz berarti dalam satu detik, sound card membagi menjadi 44.100 buah sample. Dengan kata lain dalam satu detik audio ada 44.100 buah sample.
The Nyquist Frequency adalah frekuensi tertinggi yang dapat di rekam dengan sample rate yang kita tentukan. The Nyquist frequency itu adalah setengah dari sample rate, yang berarti sample rate 44.1 kHz dapat merekam sampai dengan 22.050 Hz. Seperti kita ketahui, telinga manusia dapat mendengar frequency dari 20 hingga 20.000 Hz. Dari sini lah alasan nya sample rate utk CD adalah 44.1 kHz.
Tetapi jika telinga manusia tak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, untuk apa diciptakan peralatan digital dengan sample rate 96 atau 192 kHz?
Kenyataan nya walaupun secara teori telinga manusia tidak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, tetapi energy dari audio yg berada pada frekuensi di atas 20 kHz memiliki pengaruh pada frekuensi di bawah nya. Yaitu frekuensi yang dapat kita dengar. Dari sini lah kita mendapatkan persepsi akan kualitas sound yg lebih baik.
Bit Resolution
Sekarang kita bahas mengenai Bit Depth.. Setiap bit dapat menyimpan 6 dB informasi amplitude. Jadi 8 bit audio dapat menyimpan 48 dB informasi amplitude. Sedangkan 16 bit audio dapat menyimpan 96 dB informasi amplitude. Yang perlu diingat adalah, signal maksimum pada digital audio adalah 0 dBFS.
Semakin besar informasi amplitude yang dimiliki, berarti semakin baik kualitas dari audio tersebut dikarenakan noise floor nya semakin rendah. Contohnya 8 bit audio dapat menyimpan informasi amplitude sebesar 48 dB. Maka secara teori noise floor audio tersebut adalah -48 dB. Semakin tinggi bit resolution, maka akan semakin rendah noise floor nya.
Berdasarkan teori yang sudah kita pelajari di atas, CD standard ( 16 bit dan 44.1 kHz ) dapat menghasilkan audio dengan frequency maksimum 22.050 Hz dan dynamic range 96 dB. Angka ini sudah dianggap cukup oleh para insinyur pencipta CD pada waktu itu ( sekitar tahun 80 an ).
Ke dua hal tersebut tetap melambangkan basic dasar dari gelombang suara yaitu:
· Amplitude - Garis Vertical - Bith Depth
· Frequency - Garis Horizontal - Sample Rate
Pengenalan Sound System - Equalizer
Equalizer secara umum dapat dibagi dua, yaitu graphic dan parametric. Graphical EQ banyak dipakai pada Equalizer rumahan, sedangkan yang banyak kita pakai dalam dunia audio engineering adalah parametric EQ.
Parametric EQ memiliki tiga buah parameter yang dapat disetel yaitu:
• Center frequency : Frequency tengah yang ingin anda cut / boost
• Gain : jumlah cut / boost dalam satuan dB
• Q Factor : Lebar atau sempit nya bandwith dari frequency yang di cut / boost
Q factor: semakin tinggi angka nya, semakin sempit frequency yang terkena. Semakin rendah Q nya, semakin lebar frequency yang kena.
Selain Bell Shape EQ yang dapat kita tentukan Q nya, kita mengenal juga yang namanya Shelving EQ. Pada shelving EQ, bandwith dan center frequency tidak lagi relevan. Sebagai ganti nya f di deskripsikan sebagai cut-off frequency, dan g adalah slope nya.
• Low Shelf EQ: Semua frequency dibawah f yang kita tentukan akan terkena boost / cut
• High Shelf EQ: Semua frequency diatas f yang kita tentukan akan terkena boost / cut
• High Pass EQ: Semua frequency dibawah f yang kita tentukan akan dipotong / dibuang.
• Low Pass EQ: Semua frequency diatas f yang kita tentukan akan dipotong / dibuang.
EQ sebaiknya digunakan sesudah proses tracking. Artinya, pada saat merekam suatu suara, baik itu vocal, atau gitar, dianjurkan untuk tidak meng EQ nya terlebih dahulu. Biasakanlah untuk mencari sound yang terbaik pada saat merekam. Mungkin dengan merubah letak microphone, mengganti microphone nya, atau alat musik nya. Yang harus diingat, anda tak dapat mem boost/cut apa yang tidak ada dari awal nya.
Low Cut Filter: Digunakan ketika merekam vocal dengan jarak dekat. Karena ada nya proximity Effect, juga menjaga getaran2 spt dari kaki, AC, dll nya.
Apabila anda terpaksa meng EQ lebih dari 9 dB, apabila mungkin, cobalah untuk merubah posisi microphone atau men tune alat musik anda untuk mendapatkan sound yang diinginkan.Apabila anda kebagian job mixing sementara orang lain yang men track nya, maka anda mau tak mau terpaksa menggunakan EQ. Dalam hal inicobalah untuk menghindari penggunaan lebih dari 9 dB. Penggunaan EQ, terutama saat mem boost nya, memiliki efek samping yaitu phase shifting. Lebih baik utk meng cut, karena efek samping nya tidak sebesar mem boost.
Gunakan “cut” utk menghilangkan frequency yg bermasalah atau membuat sound menjadi lebih baik. Gunakan “boost” utk merubah warna dari sound.
Natural EQ
Asli nya di alam, frequency yang ber energy rendah adalah high frequency. Jadi nya pada jarak yang jauh, yang pertama kali hilang adalah high frequency nya. Sebagai contoh: Apabila kita mendengar suara drum dari ruangan sebelah, suara kick drum ( low frequency )dapat menembus tembok karena memiliki energy lebih dibandingkan dengan suara cymbal ( High Frequency ). Teori ini kita pergunakan sewaktu mixing dan ingin membuat beberapa instrument terdengar lebih jauh.
Penggunaan EQ
Penggunaan EQ sebenarnya dapat menurunkan kualitas dari sound. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk mencari sound yang diinginkan dari awal nya. Ingatlah bahwa anda tak dapat meng-cut atau boost frequency yang tidak ada dari awal nya. Sebagai contoh, apabila seseorang menaruh bantal diantara beater kick drum dan microphone, maka bagaimanapun anda mem-boost atau meng-cut frequency, maka tetap tak akan mendapatkan sound yang diinginkan.
Jangan meng EQ instrument utk menjadikan nya terdengar enak dalam solo, tetapi bagaimana membuat instrument itu terdengar baik di dalam mix. Contoh nya: Full Range gitar solo terdengar enak waktu solo, tapi mungkin akan menabrak instrument lain nya dalam mix.
EQ biasa digunakan untuk:
• Merubah warna dari sound
• Memisahkan dua instrument yang frequency nya bertabrakan
• Menyingkirkan frequency kotor yang mengganggu
• Mastering
Frequency dapat dibagi atas:
• Very Low yaitu dari sekitar 80 Hz kebawah
• Low sekitar 80 Hz - 350 Hz
• Low Midrange sekitar 350 Hz - 2 kHz
• High Midrange sekitar 2 kHz - 6 kHz
• High yaitu sekitar 6 kHz keatas
Penggunaan EQ untuk pemula:
• G nya tidak melebihi 9 dB
• Q nya berkisar sekitar 1.5
• Frequency dibawah 150 Hz gunakan Low Shelf EQ
• Frequency diatas 8 kHz gunakan High Shelf EQ
Apabila mungkin cobalah untuk mixing tanpa mempergunakan terlalu banyak EQ. Selain lebih hemat waktu, juga sound yang dihasilkan akan jauh terdengar lebih natural. Cobalah untuk terlebih dulu mixing sebaik-baik nya dengan hanya mengatur volume fader dan reverb. Mungkin sekali anda akan merasakan hasil yang natural dan terbuka (lebar).
read more
Anda tentu nya sering mendengar ungkapan “penyanyi kamar mandi” kan? Ungkapan ini ada karena banyak orang yang senang bernyanyi sewaktu mandi. Lalu, kenapa orang senang bernyanyi di kamar mandi? Jawaban nya adalah: di kamar mandi suara kita akan bergema, sehingga terdengar lebih bagus. Gema inilah yang dalam bidang audio engineering
kita sebut dengan reverb. Jangan dicampur dengan echo lho, karena itu adalah hal lain. Terkadang sewaktu karaoke orang bilang, “minta echo nya tambah donk!”. Maksud nya adalah reverb nya yang ditambah.
Reverb: adalah suatu efek yang terjadi karena suara yang dipantulkan di dalam satu ruangan. Jadi kita tak akan mendengar ada nya reverb di ruangan terbuka seperti misalnya lapangan bola.
Tiap ruangan memiliki karakteristik reverb yang berbeda, yang mana ditentukan oleh beberapa faktor spt:
• Bahan dan bentuk dari dinding ruangan
• Luas nya ruangan
• Banyak nya material / benda di dalam ruangan tersebut
Kembali ke contoh kamar mandi. Coba anda bernyanyi, atau menepuk tangan anda di kamar mandi, lalu bandingkan dengan misalnya di kamar tidur anda. Suara Reverb nya beda kan? Mungkin di kamar tidur anda, anda tak menyadari ada nya reverb, atau ada reverb yang sedikit sekali. Kenapa bisa begitu?
Setelah kita perhatikan 3 faktor diatas. Ternyata inilah yang menyebabkan perbedaan antara karakter reverb yang ada di kamar mandi, dengan reverb yang ada di kamar tidur anda. Dari contoh kita di atas, faktor yang paling menentukan adalah:
Kamar mandi dinding nya biasa nya terbuat dari tembok dan kaca, lantai nya juga dari keramik atau marmer. Material2 ini tidak menyerap suara.
Kamar tidur biasa nya di tengah nya ada sebuah ranjang besar yang menyerap suara. Belum lagi mungkin ada tirai, karpet, pakaian yang digantung, dll
Perbedaan ini saja sudah cukup untuk menjadikan kedua ruangan tersebut memiliki karakter reverb yang sangat berbeda.
Di bidang audio engineering, kita menggunakan berbagai parameter di efek unit reverb kita untuk men simulasi kan reverb yang terjadi di alam. Apabila anda perhatikan efek unit atau plug in reverb anda, maka akan didapati beberapa parameter seperti pre delay, early reflection, RT 60 / reverb time 60 dB, Diffusion, High Cut / Low Cut, dsb. Di bawah ini adalah keterangan singkat dari tiap2 parameter yang ada.
Pre Delay: Pantulan pertama yang kembali dari pantulan dinding yang terdekat. Otak manusia mempersepsikan reverb ketika jarak pre delay adalah kurang dari 100 ms. Apabila lebih dari itu, maka dibilang adalah echo.
Early Reflection: Beberapa pantulan pertama yang terjadi sebelum reverb yang sesungguh nya datang. Beberapa pantulan pertama ini lah yang mempersepsi kan bentuk ruangan serta luasnya ruangan tersebut.
Hi-Cut: Utk meng-cut high frequency nya dari reverb. Karena apabila suara dipantulkan, maka dia akan kehilangan sebagian dari high frequency nya. Selain itu high frequency sangat mudah untuk di absorb oleh material spt karpet atau pakaian. Jadi, ini lah yang dicoba untuk di simulasi oleh reverb unit dengan mengatur parameter Hi- Cut.
Diffusion: Setting yang mengatur kejelasan nya dari sebuah reverb
RT 60: Panjang nya waktu sebelum reverb berkurang sebanyak 60 dB. Sering disebut juga sebagai Reverb Time, atau Sustain, Decay, dll
Tiga jenis Reverb utama yang paling sering digunakan adalah:
• Plate
• Room
• Hall
Ketika mixing reverb biasanya digunakan sebagai efek send. Alasan nya adalah: apabila digunakan dalam posisi insert, maka anda harus memasang sebuah unit pada setiap channel yang membutuhkan reverb. Sedangkan dalam posisi send, reverb cukup di insert pada aux channel / effect channel. Selanjutnya anda tinggal membuka aux bus dari channel yang ingin diberi efek. Selain menghemat CPU, dengan hanya menggunakan satu atau dua buah unit saja, maka hasil mixing anda akan terdengar lebih menyatu karena karakteristik reverb nya sama.
Ketika Reverb digunakan sebagai efek send (aux), maka harus diingat settingan mix adalah Wet 100 % dan Dry 0 %. Pada auxiliary channel kita hanya ingin mendapatkan Sound Reverb nya ( wet ). Sound asli nya ( dry ) berada pada track channel nya.
Untuk pemula, dapat juga menggunakan preset yang tersedia. Untuk aman nya gunakan Reverb Time antara 1.5 sampai 2.5 second.
Pengenalan Sound System - Gelombang Suara
Dalam dunia audio engineering, kita bekerja dengan sound atau gelombang suara. Gelombang suara adalah gelombang yang dihasilkan dari sebuah benda yang bergetar. Contohnya adalah senar gitar yang dipetik. Dia akan bergetar, dan getaran ini merambat di udara, atau air, atau material lain nya. Satu2 nya tempat dimana suara tak dapat merambat adalah ruangan hampa udara. Gelombang suara ini memiliki lembah dan bukit, satu buah lembah dan bukit akan menghasilkan satu cycle atau putaran.
Cycle ini berlangsung berulang-ulang, yang membawa kita pada konsep frequency. Jelas nya, frequency adalah jumlah dari cycle yang terjadi dalam satu detik. Satu unit frequency ini dinamakan Hertz atau disingkat Hz. Telinga manusia dapat mendengar bunyi antara 20 Hz hingga 20 kHz (20.000). Banyaknya cycle dalam 1 detik inilah yang menentukan “pitch” atau nada dari suatu suara. Contohnya, nada A adalah 440 cycle per detik.
Selain tinggi rendah nya nada, kita juga mengetahui keras atau pelan nya suara. Inilah yang disebut Intensity atau amplitude, dan di tandai dengan semakin tinggi atau rendah nya bukit dan lembah di atas.
Apabila kita mendengar sumber suara yang kencang, maka molekul udara akan bergetar lebih kuat pula. Dan ketika sampai ke gendang telinga kita, maka kita mendapat kesan suara yang kencang. Satuan nya dinamakan dB yang merupakan singkatan dari decibel. Satuan dB ini dipakai untuk menggambarkan kuat atau lemah nya suara.
Sangatlah penting seorang Sound Engineer memahami kedua hal ini dengan baik yaitu, amplitude dan frequency. Sebenarnya, ketika anda melihat sebuah gambar gelombang suara, itu melambangkan kedua hal tersebut yaitu Amplitude (garis vertical) over Time (garis horizontal).
Satu hal yang perlu diingat, suara merambat di udara dengan kecepatan 343 meter per detik. Atau 34,3 cm setiap ms. Hal ini akan kita pakai sewaktu mengkalkulasi pre delay saat men-setting parameter reverb.
Gambar gelombang suara dapat di representasi kan dengan dua buah garis yaitu:
· Garis vertical adalah amplitude
· Garis horizontal adalah time / frequency
Begitu kita memasuki dunia digital, 2 hal ini juga lah yang menjadi perhatian kita. Beda nya adalah sudah di representasi kan dengan bahasa lain yaitu Sample Rate dan Bit Depth. Sample Rate memiliki hubungan dengan frekuensi, sedangkan bit resolution berhubungan dengan amplitude
CD Audio memiliki standard yaitu sample rate 44.1 kHz dan 16 bit depth. Apa arti nya deretan angka tersebut?
Sample Rate
Mari kita bahas sample rate nya terlebih dahulu. 44.1 kHz berarti dalam satu detik, sound card membagi menjadi 44.100 buah sample. Dengan kata lain dalam satu detik audio ada 44.100 buah sample.
The Nyquist Frequency adalah frekuensi tertinggi yang dapat di rekam dengan sample rate yang kita tentukan. The Nyquist frequency itu adalah setengah dari sample rate, yang berarti sample rate 44.1 kHz dapat merekam sampai dengan 22.050 Hz. Seperti kita ketahui, telinga manusia dapat mendengar frequency dari 20 hingga 20.000 Hz. Dari sini lah alasan nya sample rate utk CD adalah 44.1 kHz.
Tetapi jika telinga manusia tak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, untuk apa diciptakan peralatan digital dengan sample rate 96 atau 192 kHz?
Kenyataan nya walaupun secara teori telinga manusia tidak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, tetapi energy dari audio yg berada pada frekuensi di atas 20 kHz memiliki pengaruh pada frekuensi di bawah nya. Yaitu frekuensi yang dapat kita dengar. Dari sini lah kita mendapatkan persepsi akan kualitas sound yg lebih baik.
Bit Resolution
Sekarang kita bahas mengenai Bit Depth.. Setiap bit dapat menyimpan 6 dB informasi amplitude. Jadi 8 bit audio dapat menyimpan 48 dB informasi amplitude. Sedangkan 16 bit audio dapat menyimpan 96 dB informasi amplitude. Yang perlu diingat adalah, signal maksimum pada digital audio adalah 0 dBFS.
Semakin besar informasi amplitude yang dimiliki, berarti semakin baik kualitas dari audio tersebut dikarenakan noise floor nya semakin rendah. Contohnya 8 bit audio dapat menyimpan informasi amplitude sebesar 48 dB. Maka secara teori noise floor audio tersebut adalah -48 dB. Semakin tinggi bit resolution, maka akan semakin rendah noise floor nya.
Berdasarkan teori yang sudah kita pelajari di atas, CD standard ( 16 bit dan 44.1 kHz ) dapat menghasilkan audio dengan frequency maksimum 22.050 Hz dan dynamic range 96 dB. Angka ini sudah dianggap cukup oleh para insinyur pencipta CD pada waktu itu ( sekitar tahun 80 an ).
Ke dua hal tersebut tetap melambangkan basic dasar dari gelombang suara yaitu:
· Amplitude - Garis Vertical - Bith Depth
· Frequency - Garis Horizontal - Sample Rate
Pengenalan Sound System - Gelombang Suara
Dalam dunia audio engineering, kita bekerja dengan sound atau gelombang suara. Gelombang suara adalah gelombang yang dihasilkan dari sebuah benda yang bergetar. Contohnya adalah senar gitar yang dipetik. Dia akan bergetar, dan getaran ini merambat di udara, atau air, atau material lain nya. Satu2 nya tempat dimana suara tak dapat merambat adalah ruangan hampa udara. Gelombang suara ini memiliki lembah dan bukit, satu buah lembah dan bukit akan menghasilkan satu cycle atau putaran.
Cycle ini berlangsung berulang-ulang, yang membawa kita pada konsep frequency. Jelas nya, frequency adalah jumlah dari cycle yang terjadi dalam satu detik. Satu unit frequency ini dinamakan Hertz atau disingkat Hz. Telinga manusia dapat mendengar bunyi antara 20 Hz hingga 20 kHz (20.000). Banyaknya cycle dalam 1 detik inilah yang menentukan “pitch” atau nada dari suatu suara. Contohnya, nada A adalah 440 cycle per detik.
Selain tinggi rendah nya nada, kita juga mengetahui keras atau pelan nya suara. Inilah yang disebut Intensity atau amplitude, dan di tandai dengan semakin tinggi atau rendah nya bukit dan lembah di atas.
Apabila kita mendengar sumber suara yang kencang, maka molekul udara akan bergetar lebih kuat pula. Dan ketika sampai ke gendang telinga kita, maka kita mendapat kesan suara yang kencang. Satuan nya dinamakan dB yang merupakan singkatan dari decibel. Satuan dB ini dipakai untuk menggambarkan kuat atau lemah nya suara.
Sangatlah penting seorang Sound Engineer memahami kedua hal ini dengan baik yaitu, amplitude dan frequency. Sebenarnya, ketika anda melihat sebuah gambar gelombang suara, itu melambangkan kedua hal tersebut yaitu Amplitude (garis vertical) over Time (garis horizontal).
Satu hal yang perlu diingat, suara merambat di udara dengan kecepatan 343 meter per detik. Atau 34,3 cm setiap ms. Hal ini akan kita pakai sewaktu mengkalkulasi pre delay saat men-setting parameter reverb.
Gambar gelombang suara dapat di representasi kan dengan dua buah garis yaitu:
· Garis vertical adalah amplitude
· Garis horizontal adalah time / frequency
Begitu kita memasuki dunia digital, 2 hal ini juga lah yang menjadi perhatian kita. Beda nya adalah sudah di representasi kan dengan bahasa lain yaitu Sample Rate dan Bit Depth. Sample Rate memiliki hubungan dengan frekuensi, sedangkan bit resolution berhubungan dengan amplitude
CD Audio memiliki standard yaitu sample rate 44.1 kHz dan 16 bit depth. Apa arti nya deretan angka tersebut?
Sample Rate
Mari kita bahas sample rate nya terlebih dahulu. 44.1 kHz berarti dalam satu detik, sound card membagi menjadi 44.100 buah sample. Dengan kata lain dalam satu detik audio ada 44.100 buah sample.
The Nyquist Frequency adalah frekuensi tertinggi yang dapat di rekam dengan sample rate yang kita tentukan. The Nyquist frequency itu adalah setengah dari sample rate, yang berarti sample rate 44.1 kHz dapat merekam sampai dengan 22.050 Hz. Seperti kita ketahui, telinga manusia dapat mendengar frequency dari 20 hingga 20.000 Hz. Dari sini lah alasan nya sample rate utk CD adalah 44.1 kHz.
Tetapi jika telinga manusia tak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, untuk apa diciptakan peralatan digital dengan sample rate 96 atau 192 kHz?
Kenyataan nya walaupun secara teori telinga manusia tidak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, tetapi energy dari audio yg berada pada frekuensi di atas 20 kHz memiliki pengaruh pada frekuensi di bawah nya. Yaitu frekuensi yang dapat kita dengar. Dari sini lah kita mendapatkan persepsi akan kualitas sound yg lebih baik.
Bit Resolution
Sekarang kita bahas mengenai Bit Depth.. Setiap bit dapat menyimpan 6 dB informasi amplitude. Jadi 8 bit audio dapat menyimpan 48 dB informasi amplitude. Sedangkan 16 bit audio dapat menyimpan 96 dB informasi amplitude. Yang perlu diingat adalah, signal maksimum pada digital audio adalah 0 dBFS.
Semakin besar informasi amplitude yang dimiliki, berarti semakin baik kualitas dari audio tersebut dikarenakan noise floor nya semakin rendah. Contohnya 8 bit audio dapat menyimpan informasi amplitude sebesar 48 dB. Maka secara teori noise floor audio tersebut adalah -48 dB. Semakin tinggi bit resolution, maka akan semakin rendah noise floor nya.
Berdasarkan teori yang sudah kita pelajari di atas, CD standard ( 16 bit dan 44.1 kHz ) dapat menghasilkan audio dengan frequency maksimum 22.050 Hz dan dynamic range 96 dB. Angka ini sudah dianggap cukup oleh para insinyur pencipta CD pada waktu itu ( sekitar tahun 80 an ).
Ke dua hal tersebut tetap melambangkan basic dasar dari gelombang suara yaitu:
· Amplitude - Garis Vertical - Bith Depth
· Frequency - Garis Horizontal - Sample Rate
Pengenalan Sound System - Equalizer
Equalizer secara umum dapat dibagi dua, yaitu graphic dan parametric. Graphical EQ banyak dipakai pada Equalizer rumahan, sedangkan yang banyak kita pakai dalam dunia audio engineering adalah parametric EQ.
Parametric EQ memiliki tiga buah parameter yang dapat disetel yaitu:
• Center frequency : Frequency tengah yang ingin anda cut / boost
• Gain : jumlah cut / boost dalam satuan dB
• Q Factor : Lebar atau sempit nya bandwith dari frequency yang di cut / boost
Q factor: semakin tinggi angka nya, semakin sempit frequency yang terkena. Semakin rendah Q nya, semakin lebar frequency yang kena.
Selain Bell Shape EQ yang dapat kita tentukan Q nya, kita mengenal juga yang namanya Shelving EQ. Pada shelving EQ, bandwith dan center frequency tidak lagi relevan. Sebagai ganti nya f di deskripsikan sebagai cut-off frequency, dan g adalah slope nya.
• Low Shelf EQ: Semua frequency dibawah f yang kita tentukan akan terkena boost / cut
• High Shelf EQ: Semua frequency diatas f yang kita tentukan akan terkena boost / cut
• High Pass EQ: Semua frequency dibawah f yang kita tentukan akan dipotong / dibuang.
• Low Pass EQ: Semua frequency diatas f yang kita tentukan akan dipotong / dibuang.
EQ sebaiknya digunakan sesudah proses tracking. Artinya, pada saat merekam suatu suara, baik itu vocal, atau gitar, dianjurkan untuk tidak meng EQ nya terlebih dahulu. Biasakanlah untuk mencari sound yang terbaik pada saat merekam. Mungkin dengan merubah letak microphone, mengganti microphone nya, atau alat musik nya. Yang harus diingat, anda tak dapat mem boost/cut apa yang tidak ada dari awal nya.
Low Cut Filter: Digunakan ketika merekam vocal dengan jarak dekat. Karena ada nya proximity Effect, juga menjaga getaran2 spt dari kaki, AC, dll nya.
Apabila anda terpaksa meng EQ lebih dari 9 dB, apabila mungkin, cobalah untuk merubah posisi microphone atau men tune alat musik anda untuk mendapatkan sound yang diinginkan.Apabila anda kebagian job mixing sementara orang lain yang men track nya, maka anda mau tak mau terpaksa menggunakan EQ. Dalam hal inicobalah untuk menghindari penggunaan lebih dari 9 dB. Penggunaan EQ, terutama saat mem boost nya, memiliki efek samping yaitu phase shifting. Lebih baik utk meng cut, karena efek samping nya tidak sebesar mem boost.
Gunakan “cut” utk menghilangkan frequency yg bermasalah atau membuat sound menjadi lebih baik. Gunakan “boost” utk merubah warna dari sound.
Natural EQ
Asli nya di alam, frequency yang ber energy rendah adalah high frequency. Jadi nya pada jarak yang jauh, yang pertama kali hilang adalah high frequency nya. Sebagai contoh: Apabila kita mendengar suara drum dari ruangan sebelah, suara kick drum ( low frequency )dapat menembus tembok karena memiliki energy lebih dibandingkan dengan suara cymbal ( High Frequency ). Teori ini kita pergunakan sewaktu mixing dan ingin membuat beberapa instrument terdengar lebih jauh.
Penggunaan EQ
Penggunaan EQ sebenarnya dapat menurunkan kualitas dari sound. Oleh karena itu sangat dianjurkan untuk mencari sound yang diinginkan dari awal nya. Ingatlah bahwa anda tak dapat meng-cut atau boost frequency yang tidak ada dari awal nya. Sebagai contoh, apabila seseorang menaruh bantal diantara beater kick drum dan microphone, maka bagaimanapun anda mem-boost atau meng-cut frequency, maka tetap tak akan mendapatkan sound yang diinginkan.
Jangan meng EQ instrument utk menjadikan nya terdengar enak dalam solo, tetapi bagaimana membuat instrument itu terdengar baik di dalam mix. Contoh nya: Full Range gitar solo terdengar enak waktu solo, tapi mungkin akan menabrak instrument lain nya dalam mix.
EQ biasa digunakan untuk:
• Merubah warna dari sound
• Memisahkan dua instrument yang frequency nya bertabrakan
• Menyingkirkan frequency kotor yang mengganggu
• Mastering
Frequency dapat dibagi atas:
• Very Low yaitu dari sekitar 80 Hz kebawah
• Low sekitar 80 Hz - 350 Hz
• Low Midrange sekitar 350 Hz - 2 kHz
• High Midrange sekitar 2 kHz - 6 kHz
• High yaitu sekitar 6 kHz keatas
Penggunaan EQ untuk pemula:
• G nya tidak melebihi 9 dB
• Q nya berkisar sekitar 1.5
• Frequency dibawah 150 Hz gunakan Low Shelf EQ
• Frequency diatas 8 kHz gunakan High Shelf EQ
Apabila mungkin cobalah untuk mixing tanpa mempergunakan terlalu banyak EQ. Selain lebih hemat waktu, juga sound yang dihasilkan akan jauh terdengar lebih natural. Cobalah untuk terlebih dulu mixing sebaik-baik nya dengan hanya mengatur volume fader dan reverb. Mungkin sekali anda akan merasakan hasil yang natural dan terbuka (lebar).
Rabu, 15 Desember 2010
0
Rabu, 15 Desember 2010
novel "namaku Grace Aja"
judul : Namaku Grace aJa
pengarang : charise mericle harper
penerbit : atria
Awal tahun ajaran ini menyebalkan karena ada empat grace dikelas. grace stewart tidak sengaja mendapat panggilan "Grace aja", bukannya "Grace"aja!
keadaan menjadi lebihh kacau ketika maksud baik berubah menjadi buruk karena ingin menghibur Mrs. luther , tetangga sebelah yang kakinya patah ,Grace aja dituduh sebagai penculik kucing !! padahal, dia sangat menyayangi kucing-kucing ,terutama Crinkle , kucing Mrs luther.
bagaimana Grace aja bisa membukikan kalau dia bukan penculik kucing ? dan kenapa juga dia harus berurusan dengan saammp stringer , si anak cowok jorok yang ternyta bisa bersahabat dengan Mrs.luther ? mungkin Grace Aja bisa menemukan jawabannya setelah dia menemukan crinkles, yang hilang secara misterium
read more
pengarang : charise mericle harper
penerbit : atria
Awal tahun ajaran ini menyebalkan karena ada empat grace dikelas. grace stewart tidak sengaja mendapat panggilan "Grace aja", bukannya "Grace"aja!
keadaan menjadi lebihh kacau ketika maksud baik berubah menjadi buruk karena ingin menghibur Mrs. luther , tetangga sebelah yang kakinya patah ,Grace aja dituduh sebagai penculik kucing !! padahal, dia sangat menyayangi kucing-kucing ,terutama Crinkle , kucing Mrs luther.
bagaimana Grace aja bisa membukikan kalau dia bukan penculik kucing ? dan kenapa juga dia harus berurusan dengan saammp stringer , si anak cowok jorok yang ternyta bisa bersahabat dengan Mrs.luther ? mungkin Grace Aja bisa menemukan jawabannya setelah dia menemukan crinkles, yang hilang secara misterium
Sabtu, 11 Desember 2010
0
Sabtu, 11 Desember 2010
read more
Yogyakarta, Jogja, Jogjakarta, atau Yogya?
Banyak orang menyebut Yogyakarta dengan nama berbeda-beda. Orang-orang tua menyebut Ngayogyakarta, orang-orang Jawa Timur dan Jawa Tengah menyebut Yogja atau Yojo. Disebut Jogja dalam slogan Jogja Never Ending Asia. Belakangan muncul sebutan baru, yaitu Djokdja. Sekilas memang membingungkan, namun menunjuk pada daerah yang sama. Lalu, bagaimana bisa kisahnya sampai nama kota ini bisa begitu bervariasi?
Paling tidak, ada 3 perkembangan yang bisa diuraikan. Nama Ngayogyakarta dipastikan muncul tahun 1755, ketika Pangeran Mangkubumi yang bergelar Sri Sultan Hamengku Buwono I mendirikan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kraton yang berdiri di Alas Bering itu merupakan wujud Perjanjian Giyanti yang dilakukan dengan Pakubuwono III dari Surakarta.
Tak jelas kapan mulai muncul penamaan Yogyakarta, apakah muncul karena pemenggalan dari nama Ngayogyakarta atau sebab lain. Namun, nama Yogyakarta secara resmi telah dipakai sejak awal kemerdekaan Indonesia. Ketika menjadi ibukota Indonesia pada tahun 1949, kota yang juga bergelar kota pelajar ini sudah disebut Yogyakarta. Sri sultan Hamengku Buwono IX juga menggunakan nama Yogyakarta ketika mengumumkan bahwa kerajaan ini merupakan bagian dari Republik Indonesia.
Berbagai penamaan muncul kemudian, seperti Yogja, Jogja, Jogya dan Yogya. Bisa dikatakan bahwa variasi nama itu muncul akibat pelafalan yang berbeda-beda antar orang dari berbagai daerah di Indonesia. Uniknya, hampir semua orang bisa memahami tempat yang ditunjuk meski cara pengucapannya berbeda.
Karena kepentingan bisnis, nama Jogja kemudian menguat dan digunakan dalam slogan Jogja Never Ending Asia. Slogan tersebut dibuat untuk membangun citra Yogyakarta sebagai kota wisata yang kaya akan pesona alam dan budaya. Alasan dipilih 'Jogja' adalah karena (diasumsikan) lebih mudah dilafalkan oleh banyak orang, termasuk para wisatawan asing. Sempat pula berbagai institusi mengganti Yogyakarta dengan Jogjakarta.
YogYES.COM memakai nama Djokdja dalam rubrik Tour de Djokdja. Nama itu bukanlah rekayasa, melainkan pernah digunakan pada masa kolonial Belanda. Terbukti, saat itu terdapat sebuah hotel yang bernama Grand Hotel de Djokdja di ujung utara jalan Malioboro. Kini, hotel itu masih tetap berdiri namun berganti nama menjadi Inna Garuda. Nama 'Djokdja' dipilih untuk memberi kesan kuno dan mengajak para pembaca bernostaligia.
Dengan berbagai lafal dan cara penulisannya, bisa dikatakan Yogyakarta merupakan daerah yang paling banyak memiliki variasi nama. Jakarta hanya memiliki satu (Jayakarta), sementara Bali tidak memilikinya sama sekali. Kota wisata lain di dunia seperti Bangkok, Singapura, Cartagena, Venesia bahkan tak terdengar memiliki nama-nama variasi. Kota-kota metropolitan seperti New York, Los Angeles, dan London juga tidak mempunyai.
Kini anda tak perlu bingung lagi jika kebetulan ada orang yang menuliskan kota Yogyakarta seperti caranya melafalkan. Jika mencari tahu tentang seluk beluk kota ini di internet, nama Yogyakarta merupakan yang paling tepat sebab merupakan nama yang paling umum digunakan dalam bahasa tulisan. Alternatif lainnya, anda bisa menggunakan nama Jogja, nama kedua yang paling sering digunakan.
Langganan:
Postingan (Atom)




